Kompetensi, Sikap dan Perilaku Pembelajar Desain Grafis Untuk Pekerjaan dan Pelanggan

Kompetensi, Sikap dan Perilaku Pembelajar Desain Grafis Untuk Pekerjaan dan Pelanggan

Pelajar desain grafis harus mengembangkan beberapa kompetensi, sikap dan sifat-sifat perilaku yang akan memungkinkannya untuk menjadi sangat mahir dalam karier atau bidang studi pilihannya. Sikap dan pola perilaku ini tidak datang secara kebetulan. Artis grafis atau pelajar amatir harus memupuk sifat-sifat ini ketika ia melakukan proyek-proyeknya dengan sabar dan penuh perhatian. Beberapa kompetensi, sikap, dan perilaku ini telah dibahas di bawah ini.

Sumber : Applicant Tracking System In Dubai

1. Kemampuan untuk mengamati – Pelajar harus mengembangkan kemampuan untuk melakukan pengamatan kritis dan serius dan memeriksa hal-hal di lingkungan dengan pandangan membuat representasi objek atau bentuk yang akurat atau tepat. Ini termasuk pengamatan kritis terhadap pola linier, variasi bentuk, tekstur, gradasi atau nada warna benda-benda alami dan buatan manusia yang ditemukan di lingkungan.

 

2. Kemampuan untuk menggunakan ingatan dan imajinasi untuk mendapatkan dan mengembangkan ide-ini adalah kemampuan pelajar untuk menggunakan imajinasinya sendiri untuk menciptakan sesuatu tanpa menggunakan menyalin dari item yang sudah ada. Dia harus memupuk sikap melakukan brainstorming ide-ide baru dan relevan yang dapat digunakan dalam menciptakan produk-produk Grafik yang berguna.

 

3. Kemampuan untuk melakukan pra-gambarĀ  memvisualisasikan dan membuat desain item- Pembelajar harus dapat menggunakan indranya terutama indra penglihatan untuk meramalkan atau memvisualisasikan bagaimana ide yang dibayangkan dapat digunakan dalam menciptakan desain yang pada gilirannya dapat diterjemahkan ke dalam barang.

 

4. Kemampuan untuk menerjemahkan ide dan desain kertas menjadi item tiga dimensi untuk menyelesaikan masalah atau memenuhi kebutuhan yang diidentifikasi menggunakan proses desain dan teknologi – Desain berbentuk dua dimensi atau datar. Desain kertas ini sering dihasilkan dalam bentuk tiga dimensi. Pelajar harus dapat dengan cermat mengikuti langkah-langkah dalam proses desain dan teknologi untuk menghasilkan barang-barang fungsional. Dia harus memiliki penguasaan untuk dapat menerjemahkan desain di atas kertas menjadi benda yang berdiri bebas.

 

5. Ketangkasan dan penggunaan kreatif alat, peralatan, dan berbagai bahan- Ini mengacu pada penggunaan alat dan bahan secara efisien. Ini melibatkan penanganan alat yang benar untuk melaksanakan pekerjaan. Pelajar harus memahami sifat dan rasa alat dan bahan sehingga ia dapat menggunakannya dengan tepat untuk memberikan efek yang tepat dalam karya seni.

 

6. Penerapan pengetahuan dan pemahaman untuk praktik terus-menerus untuk kemahiran dan kesempurnaan- Pembelajar pada akhirnya harus bertujuan mencapai kesempurnaan dalam berbagai teknik produksi artistik. Dia harus dapat secara konsisten menerapkan pengetahuan yang telah diperolehnya melalui latihan terus-menerus untuk menghasilkan barang dengan kemampuan atau keterampilan yang hebat.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>